BUDIDAYA SELEDRI HIDROPONIK
BUDIDAYA SELEDRI HIDROPONIK
Berikut adalah analisis budidaya seledri hidroponik dengan target pendapatan Rp5 juta per bulan. Asumsi dilakukan untuk skala rumahan/urban farming dengan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) atau wick system skala kecil:
1. Asumsi Umum
Target pendapatan bersih: Rp5.000.000/bulan
Harga jual seledri hidroponik: Rp20.000 – Rp30.000 per kg
Panen: 30–45 hari sekali
Lahan: 5x5 meter cukup untuk 500–700 lubang tanam
Jumlah tanam/panen bulanan: ±500 rumpun (berat ±0,2 kg/rumpun)
2. Proyeksi Produksi
500 rumpun x 0,2 kg = 100 kg per bulan
100 kg x Rp25.000/kg = Rp2.500.000
> Maka, dibutuhkan dua kali tanam/panen per bulan atau memperluas sistem untuk mencapai Rp5 juta.
Solusi:
Menambah kapasitas jadi 1000–1200 lubang tanam
Produksi 200 kg/bulan x Rp25.000 = Rp5.000.000
3. Rincian Biaya Awal (investasi awal)
4. Biaya Operasional Bulanan
5. Proyeksi Pendapatan dan Laba
Pendapatan kotor: Rp5.000.000
Biaya operasional: Rp700.000
Laba bersih: Rp4.300.000 per bulan
6. Strategi Pemasaran
Pasarkan ke:
Toko sayur organik
Konsumen rumah tangga (pre-order)
Restoran atau kafe
Online (IG, FB, WA)
7. Tips Sukses
Gunakan varietas seledri yang cocok untuk hidroponik.
Jaga kualitas air (pH 5.5–6.5).
Gunakan nutrisi berkualitas dan periksa EC (Electrical Conductivity).
by
JOKO PURNOMO, SP
Komentar
Posting Komentar